Jumat, 26 April 2019

apakah benar aku tak bahagia?

hingga kini aku masih berjuang..
mempertahankan sebongkah bahagia yang nyaris berterbangan..
mempertanyakan diri, mengapa sulit sekali?
menyalahkan diri.. mengapa aku tak bisa capai meskipun hanya sekali?
sekali lagi.. hanya juang yang buat kakiku nyaris patah dan jantung yang berhenti..
air mata setia temani..
seolah sepaket dengan luka dan duka ini..

demikankah?
seperti itukah?
tanyaku yang membenci diri sendiri..
menjadi egois dengan keinginan capai yang belum sampai..
menghina diri dan segala kualitas yang dimiliki..

kuhabiskan hari ini untuk mengevaluasi..
membuka kembali lembar tawa dan prestasi yang mungkin sempat mampir di dalam hari..
ya..
aku pernah patah.. berkali-kali..
atas ragu dan berat usaha yang kualami..
aku mengalami penolakan, jalan yang panjang.. namun kala itu bahagiaku selalu datang..
dengan sedikit mimpi dalam bayang, mengandaikan diriku yang berhasil mencapai sebuah tujuan..
lantas apa yang beda dengan aku yang kini?

ternyata ada..
aku tak kembali mengingat juang yang pernah kulakukan..
tak lagi mengindahkan rasa syukur kala menatap sekitar..
tak lagi aku bahagia dengan segala pas-pasan yang aku punya..
aku hanya protes dengan titik jenuh semata..
lupa bahwa aku pernah bahagia..

aku pernah tertawa dengan mereka..
menikmati desir angin sembari menunggu senja..
menargetkan batas rasa sakit.. mencintai usaha..
iya..
aku lupa..

mengapa kini aku tak bahagia?
ternyata karena aku yang hanya tak lagi berfikiran jika aku bahagia..

#koperindu

0 komentar: